Rhythm dan lead guitar
Awali dengan gitar. Gitar sebaiknya
diatur ke salah satu sisi sekitar 20%. Suara gitar harus lebih keras
ketika solo dan bagian instrumental, dan lebih rendah saat ada vokal
Rhythm guitar sebaiknya berada
di tengah dan rendah. Gitar ini sebaiknya diperlakukan sebagai bagian
dari ritme dan digunakan untuk mendorong lagunya. Suara gitar ini
tidak lebih keras daripada lead guitar atau gitar utama
kecuali merupakan bagian inti dari lagu.
Bass guitar
Gitar bass diatur ke sisi yang
berseberangan sebesar 10%. Suara ini sebaiknya cukup rendah sepanjang
lagu. Suara bass harus bercampur dengan drum untuk menciptakan bagian
ritme, kecuali merupakan bagian inti dari lagu.
Drums
Drum sebaiknya diatur berhubungan
dengan dimana drum dipukul pada drum kitnya. Kick drum ada di
tengah. Snare drum ada di sisi 10 sampai 50% tergantung
lokasinya. Hi hat diatur kurang lebih 50% pada sisi yang
bersangkutan dari drum kit. Cymbals bisa diatur dimana saja,
dan begitu juga dengan perkusi lainnya. Sususan ini dibuat agar
tercipta kesan sedang duduk di depan drum kit sambil dimainkan.
Keyboards
Keyboards diatur ke sisi yang sama
dengan bass sekitar 30%. Gaya dari lagunya menentukan volume keyboard
yang dimainkan. Tentunya saat solo keyboard atau bagian yang
menekankan keyboard, suaranya harus lebih kencang.
Vokal
Vokal sebaiknya selalu dipasang di
tengah. Saat verse dan chorus, vokal harus menjadi elemen paling
nyaring dari lagu. Elemen tambahan vokal bisa diatur dan dipasang
pada volume yang sesuai untuk mencapai efek yang diinginkan.
Anda bisa mengerjakan aturan-aturan
diatas sendiri, atau Anda bisa menyewa jasa
aransemen lagu kami. Kami akan mengerjakannya untuk Anda sehingga
Anda mendapat hasil aransemen lagu yang memuaskan.
Artikel ini disadur dari:
http://EzineArticles.com/1921536

Tidak ada komentar:
Posting Komentar