Jumat, 18 September 2015

Jess Moskaluke - "Kiss Me Quiet"

Lagu Jess Moskaluke - "Kiss Me Quiet"


Lagu ini saya temukan ketika sedang mendengar radio online. Seketika, perhatian saya tertangkap oleh kualitas lagu ini secara keseluruhan. Semua komponen lagu ini, baik dari segi lirik, melodi, chord, vokal, beserta aransemen menciptakan perpaduan yang enak didengar telinga.

Lagu ini memiliki tingkat kualitas lagu hits. Selain sudah diproduksi secara profesional (direkam dan diedit menggunakan teknologi rekaman), aransemennya sangat cocok dengan segmentasi pangsa pasar yang diincar oleh lagu ini, yaitu muda-mudi dewasa di negara Amerika Serikat.

Muda-mudi Amerika memiliki gaya hidup yang sangat erat dengan Country Music. Lagu Jess Moskaluke bergenre Pop Country, yaitu punya fondasi Country dengan paduan Pop yang sangat kental. Salah satu ciri-ciri lagu Pop Country adalah penggunaan instrumen banjo dan suara-suara gitar lainnya. Banjo sangat terdengar di lagu "Kiss Me Quiet" ini.

Lagu ini cocok menjadi referensi bila Anda ingin mengaransemen lagu dalam gaya muda-mudi Amerika, yaitu Pop Country. Walaupun di Indonesia berbeda seleranya, tetapi musik genre ini diterima dengan baik oleh muda-mudi Indonesia. Bila Anda ingin mendapatkan aransemen seperti ini, silakan hubungi jasa aransemen musik murah kami.

Jumat, 21 Agustus 2015

Produksi Musik Hip-Hop – 3 Langkah Dasar untuk Aransemen Musik Hip-Hop


Untuk memproduksi lagu Hip-Hop yang menarik pecinta musik bergantung kepada cara aransemen berbagai bagian lagunya. Lagu Hip-Hop yang umum terdiri dari tiga bagian: introduction, verse chorus, serta break.

  • Langkah pertama adalah memikirkan nuansa lagunya dan buat intro sepanjang 2, 4, atau 8 bar.
  • Bagian tengahnya adalah verse dan chorus sepanjang 8 sampai 16 bar. Chorus harus memiliki hook supaya pendengar Anda mengingat lagu Anda.
  • Bagian terakhir adalah break. Break memecah verse dan chorus yang monoton dengan menggunakan chord yang berbeda dan memiliki panjang 4-16 bar.

Untuk membuat lagu dengan verse 16 bar ditambah chorus 8 bar, salin 24 bar lagunya dan ulangi 24 bar lagi untuk membangun aransemen dasar verse dan chorus sebanyak dua kali. Anda bisa menambahkan break ke aransemen dasar ini dengan menambahkan atau mengurangi track yang tidak memiliki chord yang sama.

Untuk memperhalus transisi dari verse ke chorus, Anda bisa menambahkan drum fill yang dipotong agar terdengar keren. Tambahkan lebih banyak instrumen atau elemen di chorus kedua agar musik Anda memiliki lebih banyak variasi.

Dalam aransemen musik Hip-Hop, Anda bisa mengulangi struktur dasarnya. Tambahkan satu lagi verse dan chorus atau chorus saja dengan fade out pada bagian akhir lagu, atau tambahkan intro di langkah terakhir lagunya. Untuk efek lebih memukau, Anda bisa mempersingkat durasi barnya. Agar pendengar tetap tertarik dengan lagu Anda, Anda bisa membuat verse pertama sepanjang 8 bar dan verse kedua sepanjang 16 bar.

Untuk menyelesaikan aransemen musiknya, Anda bisa menambahkan vokal yang sesuai dengan beat. Buatlah musik Anda lebih menarik bagi pendengar dengan improvisasi menggunakan langkah-langkah dasar ini. Pastikan Anda juga melihat jasa aransemen murah kami untuk membantu kebutuhan Anda.

Artikel ini disadur dari: http://EzineArticles.com/2387012

Kamis, 13 Agustus 2015

Aransemen Musik Pop dan Rock

Rhythm dan lead guitar

Awali dengan gitar. Gitar sebaiknya diatur ke salah satu sisi sekitar 20%. Suara gitar harus lebih keras ketika solo dan bagian instrumental, dan lebih rendah saat ada vokal

Rhythm guitar sebaiknya berada di tengah dan rendah. Gitar ini sebaiknya diperlakukan sebagai bagian dari ritme dan digunakan untuk mendorong lagunya. Suara gitar ini tidak lebih keras daripada lead guitar atau gitar utama kecuali merupakan bagian inti dari lagu.

Bass guitar

Gitar bass diatur ke sisi yang berseberangan sebesar 10%. Suara ini sebaiknya cukup rendah sepanjang lagu. Suara bass harus bercampur dengan drum untuk menciptakan bagian ritme, kecuali merupakan bagian inti dari lagu.

Drums

Drum sebaiknya diatur berhubungan dengan dimana drum dipukul pada drum kitnya. Kick drum ada di tengah. Snare drum ada di sisi 10 sampai 50% tergantung lokasinya. Hi hat diatur kurang lebih 50% pada sisi yang bersangkutan dari drum kit. Cymbals bisa diatur dimana saja, dan begitu juga dengan perkusi lainnya. Sususan ini dibuat agar tercipta kesan sedang duduk di depan drum kit sambil dimainkan.

Keyboards

Keyboards diatur ke sisi yang sama dengan bass sekitar 30%. Gaya dari lagunya menentukan volume keyboard yang dimainkan. Tentunya saat solo keyboard atau bagian yang menekankan keyboard, suaranya harus lebih kencang.

Vokal

Vokal sebaiknya selalu dipasang di tengah. Saat verse dan chorus, vokal harus menjadi elemen paling nyaring dari lagu. Elemen tambahan vokal bisa diatur dan dipasang pada volume yang sesuai untuk mencapai efek yang diinginkan.

Anda bisa mengerjakan aturan-aturan diatas sendiri, atau Anda bisa menyewa jasa aransemen lagu kami. Kami akan mengerjakannya untuk Anda sehingga Anda mendapat hasil aransemen lagu yang memuaskan.

Artikel ini disadur dari: http://EzineArticles.com/1921536

Jumat, 07 Agustus 2015

Analogi Aransemen Lagu Menurut Mas Ari Zenal

Aransemen lagu merupakan bagian yang penting dari proses pembuatan lagu. Akan tetapi, tidak sedikit orang yang masih belum memahami apa itu aransemen. Untuk membantu Anda lebih memahaminya, simak penuturan analogi berikut dari Mas Ari Zenal, dari grup Facebook ArtSonica Arranger's Club:
Aransemen itu bisa di sederhanakan arti dan fungsinya:

Ibarat makanan, aransemen itu adalah bentuk penyajiannya.
Ibarat fashion, aransemen itu adalah jenis pakaian pada pemakainya.
Ibarat mesin, aransemen itu adalah body mobil/motor/pemotong rumput dll.
Ibarat tempat tinggal, aransemen itu adalah bentuk arsitektur bangunannya.

Bisa kita pahami bahwa aransemen itu adalah packaging/kemasan yang fungsinya untuk memaksimalkan tujuan dan manfaatnya. Jika diterapkan pada sebuah lagu, maka aransemen itu sebaiknya mengikuti 'passion' syair dan melodi lagu tersebut.

Jika ada syair dan melodi tentang semangat hidup misalnya, maka tidak mungkin diaransemen dengan melow, karena sudah tentu tidak akan maksimal ketercapaian tujuan dan manfaat lagunya. Intinya seorang arranger pun harus mampu memahami makna syair & melodinya.

Mengenai gaya aransemen, itu akan muncul sendiri sesuai karakter arrangernya (oiya ditambah kemauan klien juga deng...hehehe). Lalu tentunya kita tetap butuh belajar pemahaman teori, pengalaman teknis, sharing pertemanan, referensi, influens dll. Makanya setiap arranger pasti mempunyai ciri khas dan kelebihan masing-masing.

Maka dengan pemahaman seperti itu semoga kita menjadi percaya diri, tidak kebingungan dan akan mudah mengeluarkan ide-ide aransemen yang original ketika arranging.

Benar bahwa aransemen adalah kemasan yang harus mengikuti tujuan dan manfaat dari yang dikemas. Bila Anda membutuhkan aransemen untuk lagu Anda, pastikan Anda mendapat aransemen yang pas untuk jadi kemasan lagu Anda. Anda bisa menemukan informasi jasa aransemen lagu murah di situs kami yaitu JasaAransemenLagu.com.

Kamis, 11 Juni 2015

Tips Menulis Musik yang Indah

Jika Anda adalah seorang musisi pemula, dan Anda menonton acara Indonesia Idol, Anda mungkin jadi hilang motivasi. Hal ini karena musisi-musisi yang bagus justru tereliminasi dari acara tersebut!

Jangan patah semangat. Berikut beberapa tips untuk menggali bakat Anda dan menulis musik indah:

1. Pertama, ikuti musik yang Anda suka. Apakah itu Rock and Roll, Country, Blues, atau Classical? Lalu ikuti penyanyi-penyanyi ternama dari genre pilihan Anda dan temukan hal apa yang Anda suka. Mungkin Anda suka liriknya, atau salah satu instrumen dalam lagunya.

2. Selanjutnya, pelajari liriknya dan perhatikan perpaduan lirik dan musiknya. Biasanya ada bagian chorus utama.

3. Setelah itu, tentukan Anda ingin menjadi apa. Ada empat peran kreatif utama dalam membuat musik. Anda bisa menjadi penyanyi, pemain instrumen, penulis lirik atau penggubah lagu.

4. Pada titik ini, sebaiknya Anda mencari guru musik bila Anda belum yakin bisa melakukannya sendiri.

  • Bila Anda penyanyi, carilah pelatih vokal profesional.
  • Bila Anda penulis lirik, cari seseorang yang sudah merilis karya liriknya.
  • Bila Anda penggubah lagu, carilah seorang penggubah sekaligus seorang aranser musik. Orang-orang ini mengerti emosi atau tema dari lirik dan bisa memilih instrumen atau orkestrasi untuk menyampaikan emosi atau tema tersebut.

5. Setelah Anda punya lagu lengkap, rekam lagu tersebut. Pada masa kini Anda bisa melakukannya dengan cukup murah di studio rekaman yang sederhana. Bahkan Anda bisa melakukannya di rumah selama Anda punya peralatan rekamannya.

6. Hindari penggunaan ritme atau skala yang rumit. Orang lain bisa menguasainya, tapi Anda belum tentu bisa. Bila Anda mendengar musisi tenar seperti Beatles, Rolling Stone dan Mozart – semuanya menggunakan chorus dan melodi yang sederhana untuk menulis lagu mereka.

Di atas segalanya, lakukan dengan passion atau jangan sama sekali. Musik bersifat sangat pribadi. Mungkin Anda mencintainya, tetapi orang lain belum tentu. Anda harus tetap melakukan perbaikan hingga Anda berhasil menyentuh para pendengar Anda.

Gunakan jasa aransemen lagu di Jakarta untuk membuat aransemen lengkap bagi lagu-lagu Anda. Silakan dengar contoh aransemen kami di jasaaransemenlagu.com.

Artikel ini disadur dari http://EzineArticles.com/5787865

Rabu, 03 Juni 2015

Apa Syarat Menjadi Seorang Aranser?

Artikel ini disadur dari tulisan Vince Corozine, penulis buku “Arranging Music for the Real World”. Silakan kunjungi websitenya di: http://www.vincecorozine.com/

Apa yang perlu Anda tahu?


Bila Anda ingin menjadi seorang aranser musik yang sukses, Anda harus punya dedikasi, kepiawaian bermusik, mampu bekerja dengan berbagai tipe kepribadian yang termasuk produser, eksekutif bisnis, dan pemain.

Seorang aranser harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang teori musik, kontrapung, dan orkestrasi. Dia harus bisa mengaransemen dengan cepat, akurat, dan minim kesalahan untuk memenuhi tenggat waktu.

Seorang aranser juga perlu memiliki kemampuan memimpin sesi rekaman, dan bekerja dengan musisi profesional dan amatir.

Siapa yang memilih musiknya?


Ketika menerima tugas aransemen lagu, Anda harus menentukan jenis musik apa yang paling cocok. Anda juga harus menentukan instrument-instrument untuk digunakan supaya bisa menghasilkan suara yang diinginkan oleh produser. Pemilihan ini biasanya dilakukan melalui pertemuan antara aranser dan produser. Semua pihak harus mencapai kompromi ketika melibatkan keputusan musik dan anggaran.

  • Sebagai contoh, film yang berlatar belakang abad ke-18 lebih cocok memakai musik klasik seperti karya Haydn atau Mozart. Instrumen yang dominan adalah instrumen berdawai seperti biola.
  • Sebaliknya, film yang berlatar belakang di kota modern lebih cocok memakai instrumen perkusi, rap, musik Latin, atau musik yang keras dan kasar agar mencerminkan suasana kota yang hiruk-pikuk.

Apakah aranser profesional tetap belajar?


Aranser yang sukses tetap mempelajari karya pakar komposer dari masa utama musik: Renaissance, Baroque, Classical, Romantic, Impressionistic, dan Contemporary, termasuk berbagai jenis Jazz.

Pada masa kini, seorang aranser juga harus menjadi komposer karena sering diminta membuat intro, interlude, dan ending untuk aransemen musik.

Bagaimana dengan teknologi baru musik?


Seorang aranser modern harus mampu bekerja menggunakan sistem piranti lunak musik seperti Sibelius atau Finale, dan sequencer serta memahami fungsi MIDI. Kemampuan ini sangat penting karena sebagian besar produser tidak memiliki pendidikan musik dan sering butuh mendengarkan aransemen terlebih dulu sebelum mensahkan anggaran yang mahal yang meliputi sewa studio, sewa musisi, dan kebutuhan lainnya untuk produksi musik.

Secara singkat, seorang aranser masa kini harus bisa menjadi musisi yang mahir, teknisi yang handal, dan memahami psikologi agar bisa menjelajahi samudera musik kontemporer. Anda bisa menjadi aranser untuk mengaransemen lagu-lagu Anda, atau Anda bisa juga menggunakan jasa aransemen musik kami. Dengan harga yang bersahabat, Anda sudah mendapat aransemen lengkap.

Silakan kunjungi website kami di www.jasaaransemenlagu.com.

Jumat, 29 Mei 2015

Apakah Aransemen Musik Itu?

Pernahkah Anda bertanya apakah aransemen musik itu? Aransemen adalah salah satu aspek lagu yang paling penting. Secara singkat, aransemen bisa disebut sebagai cetak biru sebuah lagu. Apapun jenis musiknya, berapapun panjang lagunya, aransemen adalah rencana dasar sebuah lagu.

Dasar-dasar aransemen lagu terdiri dari beberapa bagian. Silakan simak penjelasannya sebagai berikut.

1. Intro. Intro adalah awal lagu. Tujuan dari intro adalah memberi pendengar bayangan tentang lagunya.

2. Hook. Hook bisa dijadikan intro juga, tetapi tidak harus. Hook adalah bagian lagu yang mudah diingat orang. Contoh dari hook adalah awal lagu “Another One Bites the Dust” karya Queen. Simak video berikut dan dengarkan hook di awal lagunya:


3. Verse. Sebagian besar lagu yang memiliki vokal juga memiliki verse, tetapi ini bukan aturan baku. Verse adalah tempat dimana vokal bernyanyi. Disinilah cerita dari lagu diceritakan, dan pesan lagu disampaikan.

4. Chorus. Chorus adalah bagian lagu yang diulang setelah verse, tetapi tidak semua lagu memiliki chorus. Lagu pop memiliki penekanan yang lebih pada chorus karena chorus adalah bagian yang paling diingat dan disukai orang. Chorus adalah bagian dimana orang lain ikut bernyanyi.

5. Bridge. Bridge adalah bagian lagu yang memisahkan bagian lagu yang lain. Bridge bisa berupa pengulangan intro, atau hook, atau variasinya.

6. Solo. Solo lebih banyak digunakan pada jenis musik Rock. Solo adalah saat dimana instrument utama, seperti gitar listrik, tampil dominan. Solo biasanya merupakan variasi yang lebih panjang dari intro atau hook.

7. Breakdown. Breakdown adalah sesaat sebelum bagian final lagu. Ada banyak cara untuk membuat breakdown. Anda bisa mendengar lagu-lagu favorit Anda dan perhatikan bagaimana mereka membuat breakdown.

8. Finish. Bagian finish adalah dimana Anda membawa pendengar “pulang”. Bagian finish biasanya merupakan pengulangan chorus. Finish bisa berupa solo, instrumental, atau chorus yang dinyanyikan lebih bertenaga.

Anda juga bisa menambahkan fade out. Fade out bisa berupa chorus yang diulang berulang-ulang sampai volume lagunya pudar. Fade out bisa dibuat dari lirik yang diulang hingga pudar atau bagian instrumental yang memainkan hook hingga pudar.

Itulah tips mengenai dasar-dasar aransemen lagu. Anda bisa membuat aransemen sendiri, atau bisa menggunakan jasa aransemen online kami. Silakan kunjungi website kami di jasaaransemenlagu.com untuk membuat aransemen lagu Anda.